Ilmuwan Islam
by
Unknown
- 04:34
Piri Reis {Pencipta Peta Dunia Terlengkap}
Namanya Piri
Reis. Ia dikenal sebagai ahli kartografi (ilmu membuat peta) dan ahli geografi.
Dialah ilmuwan Islam yang dikenal sebagai pencipta peta dunia terlengkap yang
dibuat pada tahun 1513. Piri Reis membuat peta yang lengkap dan detail. Peta
pertamanya tersebut ditemukan pada tahun 1929 di Istana Topkapi di Istanbul.
Pada tahun
1528 Piri Reis menggambar peta dunia kedua, dimana sebuah fragmen kecil yang
menunjukkan Greenland dan Amerika Utara dari Labrador dan Newfoundland di utara
ke Florida, Kuba dan bagian dari Amerika Tengah di selatan. Menurut teks
pencetakan, ia telah menarik peta itu menggunakan sekitar dua puluh grafik
asing dan mappa Mundi (Arab, Spanyol, Portugis, Cina, India dan Yunani)
termasuk salah satu Christopher Columbus.
Peta Piri
Reis yang mengagumkan tersebut sempat menghilang sekian ratus tahun. Peta
tersebut ditandatangani oleh Piri Reis sendiri bertanggal Muharam 919 Hijriyah
atau 9 Maret–7 April 1513 Masehi. Tapi sayangnya, peta yang tertulis di atas
kulit rusa tersebut ditemukan hanya berupa cuplikan peta berukuran 90 x 65 cm
di atas kulit rusa yang merupakan bagian dari Peta Dunia yang utuh. Dan hanya
bagian itulah yang diketahui selamat hingga sekarang.
Peta Piri Reis ini merupakan catatan tulisan tangan pada peta
yang begitu detail, seperti iklim, hewan-hewannya, serta suku-suku yang berdiam
di suatu wilayah. Piri menyebutkan pada catatannya, warna dari jenis bulu
burung, bagaimana bulu-bulunya digunakan oleh suku setempat, dan burung-burung
yang dimakan oleh orang-orang di sana. Dalam catatannya pun, Piri Reis
menyebutkan bahwa dunia tidak datar (padahal pada masa itu, masih memiliki
pemahaman bahwa dunia itu datar). Petanya begitu sempurna dengan detail yang
akurat tentang pantai-pantai Afrika, Asia, dan Mediterania.
Namun, ada hal yang misterius dari peta Piri Reis ini yaitu
tentang peta Antartika di pesisir Amerika Selatan. Penggambaran dan detail peta
Antartika ini begitu sempurna. Hal ini telah dibandingkan dengan peta Antartika
saat ini dan ditemukan keakuratan yang sama antara peta Antartika Piri Reis dan
Peta Antartika Modern yang baru dibuat pada abad 20.
Piri Reis memiliki nama lengkap Hadji Ahmed Muhiddin Piri dan
Reis (Rais) berarti Kapten. Piri Reis lahir antara 1465 dan 1470 di
Gallipoli di pantai Aegea Turki dan ia meninggal pada 1554 atau 1555.
Pamannya adalah Laksamana terkenal Kemal Reis. Ia
menghabiskan masa kanak-kanak dan remaja bersama pamannya, Kemal Reis.
Pamannya, yang mendorong Piri mencintai laut, pelayaran, dan ilmu kartografi.
Kemal Reis adalah pelaut dan kapten kapal terkemuka di masa kekhalifahan
Ottoman, Turki sekarang ini.
Al-jazari {Mesin Robot}
Al Jazari (1136-1206) mengembangkan prinsip hidrolik untuk menggerakkan mesin yang kemudian hari dikenal sebagai mesin robot. Al Jazari merupakan seorang tokoh besar di bidang mekanik dan industri pada abad ke-12. Lahir dari Al Jazira, yang terletak diantara sisi utara Irak dan timur laut Syiria, tepatnya antara Sungai Tigris dan Efrat. Al-Jazari merupakan ahli teknik yang luar biasa pada masanya.
Nama lengkapnya adalah Badi Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari dia tinggal di Diyar Bakir, Turki, selama abad kedua belas. Al-Jazari mendapat julukan sebagai Bapak Modern Engineering berkat temuan-temuannya yang banyak mempengaruhi rancangan mesin-mesin modern saat ini, diantaranya combustion engine, crankshaft, suction pump, programmable automation, dan banyak lagi.
Dia adalah penulis Kitáb fí ma'rifat al-hiyal al-handasiyya (Buku Pengetahuan Ilmu Mekanik) tahun 1206. Beliau mendokumentasikan lebih dari 50 karya temuannya, lengkap dengan rincian gambar-gambarnya, Bukunya ini berisi tentang teori dan praktik mekanik. Karyanya ini sangat berbeda dengan karya ilmuwan lainnya, karena dengan piawainya Al-Jazari membeberkan secara detail hal yang terkait dengan mekanika. Dan merupakan kontribusi yang sangat berharga dalam sejarah teknik.
Donald Routledge dalam bukunya Studies in Medieval Islamic Technology, mengatakan bahwa hingga zaman modern ini, tidak satupun dari suatu kebudayaan yang dapat menandingi lengkapnya instruksi untuk merancang, memproduksi dan menyusun berbagai mesin sebagaimana yang disusun oleh Al-Jazari
Ar-Razi {Industri Sabun}
Sabun telah di kenal oleh umat Islam sejak abad ke 9 Masehi. Dikenalkan pertama kali DI DUNIA oleh ilmuwan Muslim yang bernama Ar-Razi atau di Barat dikenal sebagai Razes. Menurut Razi untuk membuat sabun di butuhkan campuran beragam minyak tumbuhan (diantaranya minyak zaitun) dan mencampurnya dengan sodium hidroksida serta bahan-bahan aromatik seperti thyme.
Betapa hebatnya para ilmuwan Muslim terdahulu. Mereka telah benar-benar menerapkan salah satu sabda Rasulullah bahwa “Kebersihan itu sebagian dari iman”. Selain Ar-Razi, para ahli kimia Muslim abad pertengahan juga telah menemukan sabun wangi yang berwarna serta sabun cair. Bahkan baru-baru ini telah ditemukan SEBUAH MANUSKRIP dari abas ke 13 yang berisi tata cara pembuatan sabun secara lebih mendetail. Berikut penjelasannya:
“Sediakan sejumlah minyak wijen, sedikit potash, alkali dan beberapa jeruk lemon. Kemudian, campur dan rebus bahan-bahan tersebut. Setelah masak, tuangkan campuran penas tersebut dalam cetakan lalu biarkan sampai menjadi dingin. Maka jadilah sabun batangan”
Laksamana Cheng Ho {Penemuan Benua Amerika}
Sering kita mengenal bahwa penemu benua amerika pertama kalinya adalah
Christopher Columbus (1492). Tapi anggapan itu masih banyak yang menampiknya.
Adalah Admiral Zheng He (Laksamana Cheng Ho) seorang muslim, 70 tahun lebih
awal tiba di Amerika dibandingkan bendera Castilian Spanyol yang ditancapkan
Colombus.
Penjelajahannya hingga mencapai benua Amerika mengambil waktu antara tahun
1421 dan 1423. Membawa armada 100 kapal dan sekitar 28,000 anak buah kapal.
Armada kapal Zheng He berlayar menyusuri jalur selatan melewati Afrika dan
sampai ke Amerika. menggunakan kapal yang 4 kali lebih besar dari pada kapal
yang digunakan oleh Colombus.Hal ini dibuktikan dalam seminar yang diselenggarakan oleh Royal Geographical Society di London 15 Maret 2002 oleh seorang ahli kapal selam dan sejarawan bernama Gavin Menzies.
Lain lagi dengan 2 peneliti seperti seorang sejarawan dan ahli geografi muslim Abul-HASSAN ALI IBN AL-Hussain Al-Masudi (871-957 M) menulis dalam bukunya Muruj Adh-dhahab wa maadin aljawhar (Padang rumput dan tambang emas dari jewells) bahwa pada masa pemerintahan Muslim Khalifah Spanyol Abdullah Ibn Muhammad (888-912 M), seorang Muslim navigator, Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad, dari Cordova, Spanyol berlayar dari Delba (Palos) pada 889 M, menyeberangi Samudera Atlantik, mencapai wilayah yang tidak dikenal (ard majhoola) dan kembali dengan harta yang menakjubkan. Di Al-Masudi’s peta dunia ada luas dalam lautan kegelapan dan kabut yang disebut sebagai wilayah yang tidak dikenal (Amerika).
Sementara seorang sejarawan muslim Abu Bakr ibn UMAR AL-GUTIYYA meriwayatkan bahwa selama masa pemerintahan khalifah Islam di Spanyol, Hisham II (976-1009 M), seorang navigator Muslim, Ibnu Farrukh, dari Granada, berlayar dari Kadesh (Februari 999 M) ke Samudra Atlantik , mendarat di Gando (Great Canary pulau) mengunjungi Raja Guanariga, dan terus ke arah barat di mana ia melihat dua pulau, Capraria dan Pluitana. Ia tiba kembali di Spanyol Mei 999 Masehi.
Muslim berasimilasi dengan penduduk asli Amerika, Indian. Sehingga meninggalkan sejarah peradaban suku Indian yang berpakaian jubah menutup aurat dan jauh dari keliaran. Seperti suku Cheerokee yang memakai surban dikepalanya. Seorang sejarawan bernama Dr. Yousef Mroueh menghitung, di Amerika Utara ada sekurangnya 565 nama Islam pada nama kota, sungai, gunung, danau, dan desa. Di Amerika Serikat sendiri ada 484 dan di Canada ada 81. Coba search Mecca, Cordova, Mahomet, Kabah atau Andalusia akan terurai nama-nama tersebut ada di United States.
Ibn al-Haitham {Optik}
“Banyak kemajuan penting dalam studi optik datang dari dunia muslm,” ujar Hassani. Diantara tahun 1.000 Ibn al-Haitham membuktikan bahwa manusia melihat obyek dari refleksi cahaya dan masuk ke mata, refleksi cahaya dan masuk ke mata, mengacuhkan teori Euclid dan Ptolemy bahwa cahaya dihasilkan dari dalam mata sendiri. Fisikawan hebat muslim lainnya juga menemukan fenomena pengukuran kamera di mana dijelaskan bagaimana mata gambar dapat terlihat dengan koneksi antara optik dan otak.
Al-Zahrawi {Operasi Bedah }
Sekitar tahun 1000, seorang dokter Al-Zahrawi mempublikasikan 1500 halaman ensiklopedia berilustrasi tentang operasi bedah yang digunakan di Eropa sebagai SUMBER REFERENSI medis PERTAMA pada 500 tahun berikutnya. Di antara sekian banyak penemuan, Al Zahrawi dilaporkan melakukan operasi caesar pertama di dunia. Zahrawi yang menggunakan larutan usus kucing menjadi benang jahitan, sebelum menangani operasi kedua untuk memindahkan jahitan pada luka. Dia juga yang dilaporkan melakukan operasi caesar dan menciptakan sepasang alat jepit pembedahan. Banyak instrumen bedah modern didesain sama persis seperti yang pernah dirancang pada abad ke-10 oleh seorang ahli bedah Muslim bernama al-Zahrawi ini. Seperti pisau bedah, gergaji tulang, tang, gunting halus untuk bedah mata dan banyak dari 200 instrumen yang ia rancang akan kita kenali dalam peralatan kedokteran bedah modern.
Pada abad ke-13, medis Muslim lain bernama Ibn Nafis menggambarkan sirkulasi darah 300 tahun SEBELUM William Harvey menemukannya!! Dokter Muslim ini juga menemukan obat bius dari campuran opium dan alkohol dan jarum berongga untuk menyedot katarak dari mata, ini merupakan sebuah teknik LUAR BIASA yang masih digunakan sampai sekarang.
Ibnu Sina {filsuf, ilmuwan, dan juga dokter}
Ibnu Sina (980-1037) dikenal juga sebagai Avicenna di Dunia Barat adalah
seorang filsuf, ilmuwan, dan juga dokter kelahiran Persia (sekarang sudah
menjadi bagian Uzbekistan). Ia juga seorang penulis yang produktif dimana
sebagian besar karyanya adalah tentang filosofi dan pengobatan.Bagi banyak orang, beliau adalah Bapak Pengobatan Modern dan masih banyak lagi sebutan baginya yang kebanyakan bersangkutan dengan karya-karyanya di bidang kedokteran. Karyanya yang sangat terkenal Qanun fi Thib merupakan rujukan di bidang kedokteran selama berabad-abad.
Ibnu Sina bernama lengkap Abū ‘Alī al-Husayn bin ‘Abdullāh bin Sīnā lahir pada 980 di Afsyahnah daerah dekat Bukhara, sekarang wilayah Uzbekistan (kemudian Persia), dan meninggal pada bulan Juni 1037 di Hamadan, Persia (Iran).
Dia adalah pengarang dari 450 buku pada beberapa pokok bahasan besar, banyak di antaranya memusatkan pada filosofi dan kedokteran. Dia dianggap oleh banyak orang sebagai Bapak Kedokteran Modern, George Sarton menyebut Ibnu Sina sebagai "Ilmuwan paling terkenal dari Islam dan salah satu yang paling terkenal pada semua bidang, tempat, dan waktu". Karyanya yang paling terkenal adalah The Book of Healing dan The Canon of Medicine, dikenal juga sebagai sebagai Qanun (judul lengkap: Al-Qanun fi At Tibb).
Karya
- Qanun fi Thib (Canon of Medicine/Aturan Pengobatan)
- Asy Syifa (terdiri dari 18 jilid berisi tentang berbagai macam ilmu pengetahuan)
- An Najat




